Nafasku mengepul asap sia-sia
Jauh terbang ke awang-awang
Lambaian menjutai selaksa makna
Mungkin tergilas oleh asa nan sunyi
Tapi kau masih menuliskan cerita untukku
Tentang kopi manis dan secarik alamat
Lihatlah...
Ragamu terbungkuk bagai beruang kutub bermantel bulu
Terhuyung oleh tiupan badai lembut
Tergelincir menginjak renik bola-bola salju
Kau pergi dengan langkah tertatih
Tapi…
Jika kau datang menghampiri
Maka akan kujemput dengan berlari
*Menjelang senja yang tercabik
aduh judulnya itu loh :D
ReplyDeleteperasaan pernah denger kata judul tersebut deh :D
ReplyDeletehahahaha.., biasanya ada di Lagu dungdat ya Kang :D
Deletecikadaw nyaaaaaaaaaaaaaaaaa dimannnnaaaaaaaaaaaaaa ommmm????
ReplyDeletecikidawnya ada di setiap hati yang merasakannya :D
DeleteBudak sajak
Deletehahahaha.., biar rada refresh ah :D
Deleteasa kabita ku template na si mang ieu, asa rada tereh,heuheu
ReplyDeletemasa sih Kang? ceuk saya mah biasa-biasa wae. meuren inetna keur rada gancang :D
Deletepemilihan kata yang indah :)
ReplyDeleteiya Mas Aul, ini miLih kata-katanya juga sampe saLeman suntuk :D
Delete