Gara-gara Gila Ngeblog Nyaris di PHK

Siang itu dalam perkiraan suasana yang aman terkendali dari pantauan sang Big Boss, saya sempatkan mencuri waktu kerja untuk ngeblog. Dengan tenang membuka dasbor blogspot kesayangan, agar lebih enjoy tidak lupa menyematkan headset di telinga sambil memutar lagu goyang jigo dari hape iPhone generasi ketiga. Kaki menghentak mengikuti alunan musik ajeb-ajeb, kepala geleng-geleng kayak ayam lagi klenger habis nelan karet, ketukan jemari di tiap tombol keyword begitu lincah menari-nari mengisi tiap jengkal lahan di kolom entri baru. Klak...klik...kluk...klek...klok...

Tapi belum selesai ngetik, apalagi untuk mempostingnya, tiba-tiba saja terkejut saat bahu ada yang nyentuh. Sejurus kemudian, belum sempat menengok ke belakang, tangan itu dengan sigapnya menyambar kabel headset dan melepaskannya seraya berdehem. Suara itu sudah tak asing lagi terdengar, ketika menolehkan kepada ternyata ia adalah ...?!

Big Boss yang terkenal garang telah berada tepat di belakang kursi tempat saya mendaratkan pantat secara sempurna. Dengan senyum kecut, seraya memberi perintah supaya saya segera turut ke ruangannya. Mampus deh!

Belum sempat mempersilahkan duduk, si Boss malah menyodorkan amplop berisikan memo yang ditujukan kepada HRD agar mengeluarkan surat keterangan tentang SP-3, alias pemutusan hubungan kerja bin dipecat. Dengan alasan karena telah seringkali melakukan korupsi jam kerja. Entahlah siapa yang sudah menjadi penjilat, telah melaporkan hal ini?

Tanpa banyak basa-basi, setelah pamit maka saya segera menuju ke bagian HRD untuk mengambil surat pengalaman kerja dan slip gaji terakhir, tanpa pesangon. Dengan langkah gontai menghampiri si nona imut-imut kayak marmut lagi ngemut beras pulut yang sempat saya kecengin beberapa waktu lalu. Tapi gatot, soalnya ia sudah bertunangan.

HRD cantik yang biasanya ramah dan kerap melemparkan senyum manis, namun kini berubah aneh tanpa sebab. Tiba-tiba saja ia jadi cewek yang super jutek. Sebelum saya megutarakan keperluan tapi ia sudah memotong pembicaraan, sambil ngegebrak meja dengan ketusnya membentak; "Hei cepet bangun, waktunya kerja! Jam istirahat udah habis tuh!".
  1. Ahahahahhahaha

    Ending nya twist abis :))))

    ReplyDelete
    Replies
    1. biar kayak Lawak srimuLat gitu, tapi maksain ya :D

      Delete
  2. yang mengutarakan keperluan siapa?
    yang mimpi siapa mohon pencerahannya mbah :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. atuh saya yang ada keperLuan & saya juga yang mimpi :D

      Delete
    2. sungguh mimpi yang sempurnah :D

      Delete
    3. jiga mimpi di aLam nyata :D

      Delete