Risalah Cinta Anak Cucu Adam

Risalah cinta yang pertama kali andalah kisah percintaan antara Adam dan Hawa. Mereka terpisah selama beratus tahun lamanya, saling mencari satu sama lain, sampai akhirnya dipertemukan kembali hingga tetes air mata penghabisan. Dapat dibayangkan secara dramatik, pilu memendam kerinduan untuk dapat berjumpa kembali. Saat itu tak ada sosok lain sebagai kekasih pengganti, hidup di alam dunia kecuali mereka berdua, tak terpikirkan mencari silih dirinya. Gelora cinta melampaui segala yang telah dimiliki.

Pada kisah cinta yang terjadi dimasa peradaban lain, tak kurang revolutif dan dramatik. Dalam legenda kisah cinta Ramayana, adalah menyangsikan cinta Rama kepada Shinta hanya karena semata mementingkan keperawanan sebagai simbol kesucian. Sebuah pembenaran dari sisi lain, cinta seorang perempuan terhadap kekasih hatinya lebih hakiki ketimbang badan yang sudah dimiliki oleh lelaki lain. Bagai paku yang tertancap disebatang kayu, jejaknya menyisakan lubang menganga, walaupun lubang itu telah terkatup rapat oleh benda lain tapi kayu itu sudah tak lagi utuh.

Dilema cinta terdapat beribu-ribu varian, bahkan dalam alur perang besar dunia untuk yang kedua kalinya ditahun 1942. Diantara semarak pertempuran melawan musuh militer sebagai kewajiban membela tanah air, terselip kisah cinta antara seorang perawat rumah sakit dengan pilot yang bertugas di medan laga. Dalam petualangan inipun disisipi oleh klise cinta. Seolah telah disepakati, bahwa cinta menjadi bagian yang menghidupkan keindahan fiksi-fiksi dunia.

Apakah ada yang menolak, bahwa fiksi cinta berangkat dari kenyataan atau nilai-nilai yang pernah berlangsung di bumi?

Mungkinkah unsur cinta tercerabut dari perjalanan manusia yang paling hitam?

Tidak! Cinta perlu pasangan seiring, yakni budi pekerti. Dalam penyimpangan kodrati, menangkis tuduhan masyarakat normatif dengan tameng hak asasi. Ada pula cinta yang telah sampai pada batas sakit, mungkin itulah perasaan yang melampaui cinta. Cinta kadang-kadang menemui sisi gelap, seperti disengaja dalam menguji eksistensinya pada sebuah lorong kelam kisah perjalanan anak-anak manusia. Adalah keliaran karakter manusia dalam bercinta.

Pembicaraan tentang romantika cinta memang tiada habisnya, tampak indah, bahkan dibicarakan oleh segala usia dan dimana saja. Dari tingkat sekolah dasar sampai perguruan tinggi, mereka sudah mulai mengenal arti cinta tetapi kadang terjadi kesalahpahaman dalam mengapresiasikan cinta. Bahasa cinta yang mereka gunakan tak kalah popular dengan kaum dewasa yang lebih pengalaman dalam mengarungi asam garam kehidupan asmara. Saat bahagia terjadi perbincangan manis yang menyeruak ditiap sudut paragraf lisan maupun tulisan, terkadang bahasa tubuh lebih mewakilinya walau sekedar melalui sorot mata. Sedangkan ketika sedih melanda maka berupaya merumuskan bahasa cinta, agar dapat bersatu padu dalam kebersamaan naungan kasih mesra antara dua insan berbeda yang saling dimabuk kepayang. Sebab cinta adalah suatu kebutuhan setiap insan. Antara pantas atau belum layak mengenal maupun bermain api asmara, merupakan sebuah ketabuan yang dilumrahkan. Tanpa mengenal tempat, status, usia, keyakinan dan sebagainya. Hingga kapan asmara cinta melekat di dalam tubuh seorang anak manusia?

Perjalanannya tampak jelas, seolah telah disepakati bahwa cinta mengantarkan perjalanan manusia yang paling hitam sekalipun. Baik itu dari sikap cemburu, dendam, dengki maupun persaingan. Ini yang membuat penikmatnya kemudian berjubah psiko atau merubah rupa kepribadian. Cinta pula yang meciptakan sifat posesif, tamak, egosentris dan ambisi. Tanpa disadari cinta bisa menguasai peradaban sebuah jaman. Secara normal, pesona cinta laksana alam semesta yang tetap kukuh, berputar pada garis edar bend-benda dunia oleh gaya tarik menarik sepadan. Seperti itulah daya tarik menarik cinta yang seimbang dan tak kunjung padam.

Normalisasi romantisme pesona cinta adalah ketika sepasang anak manusia berbeda jenis saling jatuh cinta, menikah, beranak pinak, mematuhi hukum alam dan etika dalam mengarungi samudra kehidupan rumah tangga, sampai akhirnya beranak cucu. Lalu, berhentilah perasaan tersebut sampai keduanya membumi.

Secara realistis, kehadiran pesona cinta menghasilkan berbagai perasaan yang membuat seseorang menjadi terperanjat, berdebar, cemas, bahkan memikirkan sampai berhari-hari. Ketika sedang jatuh cinta maka segalanya tampak indah walaupun di tengah kesulitan hidup, karena cinta merupakan makanan pokok sang pemabuk cinta. Tak jarang cinta membuat seseorang memilih bunuh diri, ada pula alasan cinta dalam menghabisi nyawa kekasih hati karena tak ingin berbagi dengannya. Cinta juga dapat menciptakan seseorang memiliki berkepribadian ganda, membuat perasaan bersalah tak kunjung sirna, bahkan cinta liar bagai keganasan satwa rimba belantara.

Antara awal tumbuhnya perasaan cinta hingga dipenghujung cerita cinta itu sendiri sulit ditebak. Diakui, bahwa cinta adalah totalitas dalam menyelami ranah hati sampai kandas menuju dasar naluri. Keindahan cinta dapat menghipnotis, membuai, merasuk, menjalar menggejolak, menguatkan maupun melumpuhkan kekuatan. Karena cinta dapat membekukan cairan maka cinta pula yang mencairkan bongkahan gunung es oleh hangatnya kehadiran cinta. Jika cinta yang mempersatukan rasa, maka cinta pulalah yang menghancurkan simpul-simpul hasrat alamiah bahkan mengeja aksara tanpa makna. Mereka yang sudah dirasuki cinta akan bersama-sama mereguk getirnya racun asmara, tetapi kenapa ada rasa sakit jika cinta tak terbalaskan?
  1. Mungkin cinta adalah secangkir kopi, selalu ada sisi pahit dalam manisnya pertemuan. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ini nih saya setuju sama mang awan mah, paribasanya dapet wae.heuheu

      Delete
    2. itu perih bahasa dapet nyontek dari kamus kaLajanggi ya? :D

      Delete
  2. namanya jatuh cinta pasti atuh ada sakitnya, namanya juga jatuh..jatuh dari tangga aja sakit apalagi jatuh cinta, namun rasa sakit hati itu lebih sakit dari menjedotkan kepala. karna sakitnya itu memendam dan sulit dilupakan kang kan jlebb nya itu dihati. rasa sakit karna cinta juga bisa dihilangkan dengan kata move on..heuheu

    ReplyDelete
    Replies
    1. makanya obat untuk mengobati patah hati, ya berarti kembaLi ke naLar :D

      Delete
  3. namanya cinta sulit di tebak, datang secara tiba-tiba terasa indah , tapi kalo cinta udah kena paitna ya risalah cinta hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. mba defa aku padamu deh :)

      Delete
    2. Kayaknya mbak defa sudah berpengalaman nie, hehehehe

      Delete
    3. iya nih, seperti kedatangan Mbak Defa di bLog ini. kehadirannya secara tiba-tiba, bikin saya jadi kLepek-kLepek.

      jangan hiraukan dua orang yang Lagi ngeLuarin jurus rayuan maut buat Mbak Defa, Lebih baik seteLah ini kita bicara-bicara aja di ruang tertutup :D

      Delete
    4. pada semplak nih otaknya, saya dong engga

      Delete
    5. karena orang giLa sekaLipun biasanya mereka akan nggak terima kaLo dibiLang edan :D

      Delete
    6. bener sekali..
      eeeehhh............ salah maksud gue

      Delete
    7. habis makan seupan hui akhirnya berbahasa indonesia juga lidah saya teh..

      Delete
    8. jangan makan mie, bisi Lidahna jadi keriting :D

      Delete
  4. Kenapa ada rasa sakit jika cinta tak terbalaskan?
    Karena ada rasa ingin memiliki yang konon katanya berdasarkan cinta, tapi pada kenyataannya bukan cinta tapi nafsu.

    Kang ada satu perihal yang harus kita ingat bahwa Cinta dan nafsu sesungguhnya dua sisi bersebelahan melekat dihati bagaikan dua sisi koin logam yang memiliki sisi berbeda.

    Mantap Kang artikelnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. kadang antara cinta dan nafsu emang agak abu-abu, perbedaannya sangat tipis. setipis kuLit bawang :)

      Delete
    2. emang udah pernah ngukur kulit bawang kang?

      Delete
    3. pake caLLiper digitaL Kang, ketebaLannya kurang dari seperseribu inchi :D

      Delete
    4. Tapi antara cinta dan nafsu keduanya bisa dibedakan rasanya Om Rame.

      Delete
    5. tapi sayangnya jarang yang mau mengakui perbedaan itu toh? :D

      Delete
    6. om rame mah sangat jeli sekali sampai kulit bawang yang begitu tipisnya diukur :D

      Delete
    7. saking teLitinya maka kadang pacar saya suka risih. soaLnya kaLo Lagi iseng, apa-apa ge yang di badannya suka saya ukur-ukurin :D

      Delete