HTML adalah singkatan dari Hyper Text Markup Language. Bukanlah termasuk bahasa pemrograman, karena struktur yang dimilikinya dianggap terlalu sederhana, kode-kode yang dibaca oleh browser baris per baris, dari atas ke bawah. Juga tidak memiliki struktur bahasa pemrograman standar, isinya berupa kumpulan dari beberapa instruksi yang dapat dipakai untuk merubah format suatu naskah atau dokumen. Dengan kata lain, HTML adalah simbol-simbol atau tag-tag yang dituliskan dalam sebuah file untuk menampilkan halaman pada web browser. Sehingga agar dapat membuka dokumen yang ditulis dalam format HTML maka diperlukan sebuah tool, yaitu berupa browser seperti Opera Mini, Mozilla FireFox, Google Chrome, Internet Explorer dan seterusnya. Dengan semakin berkembangnya teknologi, maka format HTML pun dituntut mampu memberikan informasi yang akurat pada setiap dokumen yang dibaca.
HTML5 adalah sebuah standar terbaru dalam struktur penulisan HTML, XHTML dan DOM HTML. Merupakan buah hasil kerjasama antara lembaga riset World Wide Web Consortium (W3C) sebagai pengembang sebuah bahasa markah tunggal yang dapat ditulis dengan cara HTML ataupun XHTML, dengan Web Hypertext Application Technology Working Group (WHATWG ) sebagai pembangun web, aplikasi dan W3C. Dari kedua lembaga riset tersebut, tergagasan untuk membuat terobosan baru dalam membentuk versi terbaru HTML. Yaitu, HTML5.
Awalnya buah karya dari kesepakatan kerjasama tersebut, HTML5 sedikit demi sedikit sudah di aplikasikan namun pada prosesnya masih terus mengalami perbaikan, karena belum semua web browser mendukung pengaplikasian HTML5. Tujuan adalah untuk melakukan markup yang lebih fleksibel, dapat mengikuti perkembangan fitur dimasa mendatang agar lebih mudah dan lebih stabil. Pada akhirnya, di tahun 2014 setelah melalui perjalanan cukup panjang, target rekomendasi dan standarisasi penggunaan HTML5 telah diluncurkan.
Kenapa direkomendasikan menggunakan HTML versi terbaru?
Pengembangan format HTML5 bertujuan untuk memperbaiki teknologi HTML agar dapat mendukung teknologi multimedia terbaru, agar mudah dibaca oleh manusia dan juga mudah dimengerti oleh mesin telusur. Selain itu dapat mengurangi penggunaan plugin-plugin third party, misalnya Microsoft Silverlight, Adobe Flash, Java. Sehingga bisa mempercepat kinerja sebuah website, maka saat ini HTML5 telah menjadi standar yang digunakan secara luas untuk menampilkan halaman website.
Disimpulkan, bahwa HTML5 bukan merupakan kunci utama untuk mempengaruhi kualitas SEO dan SERP pada search engine. Walaupun suatu website termasuk blog yang sudah sempurna valid HTML5, maka hanya mempengaruhi kualitas struktur web tersebut, bukan berarti berpengaruh besar terhadap kualitas SEO dan SERP.
mampir bentar ah baca2... sebelum tidur :D selain HTML, XHTML dan DOM HTML ada lagi Om HTMLy ... wuih, mantep postingan sekarang mah ... :D
ReplyDeletenah kaLo yang HTMLy, saya beLum tau banget. baru sekiLas-sekiLas aja, makanya gak berani nyebutin disitu.
ReplyDeleteiya nih, Lagi beLajar-beLajar buat nambah bekeL postingan :D