Secara garis besar. Definisi hipnoterapi adalah suatu teknik terapi pikiran melalui hipnosis, sedangkan hipnosis adalah salah satu cabang ilmu psikologi yang mempelajari pengaruh sugesti terhadap pikiran bawah sadar tanpa obat-obatan atau peralatan medis lainnya. Bukan pula cabang dari ilmu perdukunan. Hipnoterapi merupakan terapi dengan sugesti yang disampaikan lewat komunikasi sehingga dapat mengubah pikiran, perasaan, dan perilaku seseorang. Dengan menggunakan metode ini maka segala bentuk masalah akibat pikiran negatif atau ketakutan dapat teratasi. Pikiran negatif adalah karya cipta dari si pemikirnya sendiri, disebabkan karena adanya rentetan masalah tanpa henti dan berbagai rangkaian peristiwa yang membuat daya tahan emosional jadi melemah. Bisa juga karena faktor traumatik atau fobia, dan masih banyak lagi penyebab pikiran negatif yang sering hadir dalam diri seseorang.
Secara spesifik. Hipnosis adalah adalah metode yang mempelajari bagaimana dapat berkomunikasi dengan efektif kepada orang lain, dan langsung dapat diterima oleh pikiran bawah sadarnya tanpa adanya suatu resistensi yang berarti. Sedangkan hipnotis, yakni suatu keadaan seseorang di mana secara rela di bawah kendali seorang ahli untuk mendapatkan suatu perubahan tertentu dalam dirinya, sementara hipnoterapi menunjuk pada bidang pekerjaan yang dilakukan seorang ahli hipnotis. Mengingat kedua kata tersebut agak sulit dibedakan sehingga seringkali digunakan untuk menunjuk pada realitas yang sama.
Tayangan hipnosis untuk terapi penyakit, merubah kebiasaan buruk, pendidikan anak dan sebagainya. Juga tidak ketinggalan dibuka berbagai training center dan workshop untuk menjadi seorang hipnoterapis. Tidak jarang hal ini memicu pada pengetahuan hipnosis secara setengah-setengah, tahu dari seminar atau training singkat dan tidak terus mendalaminya ke jenjang selanjutnya maka kemudian mengambil kesimpulan seolah sudah memahami isi dari hipnosis. Dengan menjamurnya seminar hipnosis yang murah meriah, sebenarnya hal itu justru semakin memperparah level ketidaktahuan masyarakat.
Maraknya pemecahan suatu masalah melalui metode hipnoterapi, dimungkinkan karena budaya pola pikir masyarakat yang serba instan dalam mencapai sesuatu hal, termasuk juga perbaikan dalam gangguan jiwanya. Misalnya keadaan jiwa yang sedang tertekan, depresi. Belum lagi dipengaruhi oleh perang iklan yang memperkenalkan teknik hipnoterapi, sehingga inilah jawaban dari pola pikir instan seperti mendapat jawaban atas keinginannya.
Kecakapan Skill
Bukan berarti skeptis terhadap hipnoterapi. Tetapi dalam dunia pendidikan formal psikoterapi, perlu waktu empat sampai lima tahun untuk menjadi seorang psikiater dan teknik hipnoterapi adalah salah satu di dalamnya. Tapi apa jadinya jika hanya dipelajari beberapa hari saja, dalam tempo yang sesingkat-singkatnya, dengan waktu pelatihan cuma antara satu sampai tiga hari, kemudian mendapat sertifikat training dan sudah disebut master hipnotis?
Tentu saja akan semakin banyak menciptakan hipnoterapis dengan latar belakang abal-abalan, bukan psikolog klinis. Hal ini memungkinkan kurangnya pengetahuan terhadap cara mendiagnosa pasien. Karena pada umumnya, sang hipnoterapis langsung menyentuh pada proses terapi, bukan terlebih dahulu mendiagnosis yang kemudian sampai dalam tahapan psikoterapi. Pada dasarnya, tidak semua gangguan jiwa cocok dengan metode hipnoterapi, yakni ada kalanya lebih memberikan hasil yang baik jika menggunakan teknik selain hipnoterapi. Maka dari itu, terkadang ada pasien gagal dihipnoterapi karena penerapan teknik hipnosis yang tidak tepat, itu karena kurang pengetahuan diagnosis gangguan jiwa yang baik.
Contohnya, disebutkan dalam banyak artikel wawancara para hipnoterapis, mengesankan bahwa semua pasien mereka dapat disembuhkan melalui sugesti hipnoterapi. Mereka hanya membicarakan hasil. Tetapi sebelum melakukan hipnoterapi, tidak ada satupun wawancara atau artikel yang membahas mengenai penekanan tentang pentingnya diagnosis terhadap gangguan jiwa yang diderita pasien. Tahukan jika gangguan jiwa skizofrenia adalah kontra indikasi hipnosis?
Ibarat pisau bedah. Jika berada di tangan tangan seorang profesional yang ahli dibidangnya, maka dapat dipergunakan secara baik. Tetapi bila digenggam oleh seorang amatiran, maka justru akan membahayakan jiwa pasien.
Cara Kerja Hipnoterapi
Bagaimana cara menghilangkan pikiran negatif yang selama ini bersemayam di otak?
Adalah dengan cara merelaksasikan seseorang untuk masuk ke gelombang otak alfa (bawah sadar) dalam kondisi tetap sadar. Pada saat kondisi relaks ini kemudian sang hipnoterapis menguatkan pikiran bawah sadar melalui penyisipan pikiran positif atau memasukkan sugesti positif ke dalam pikiran bawah sadar objek.
Kenapa perlu bawah sadar?
Karena kalau memberikan pikiran positif dalam keadaan sadar (gelombang beta) maka sugesti positif akan mudah ditolak, sehingga perlu langsung masuk ke bawah sadar sehingga sugesti tersebut dapat langsung diterima. Bertujuan untuk menyelesaikan konflik dalam diri seseorang melalui asupan pandangan yang mendamaikan. Sebenarnya hipnosis bukanlah ilmu untuk menguasai pikiran orang lain, tetapi bisa digunakan untuk memanfaatkan kelemahan dan kelengahan orang lain. Pada dasarnya semua orang bisa di hipnoterapi, syaratnya mereka mampu memahami bahasa komunikasi yang disampaikan oleh sang hypnotherapist. Mampu berkomunikasi dengan lancar, semakin tinggi tingkat kecerdasan seseorang maka akan mudah memasuki kondisi hipnoterapi.
Sedangkan testimoni menurut orang yang pernah di hipnoterapi, menyatakan; "Metode hipnoterapi merupakan cara penyembuhan yang ilmiah. Bukan ilmu paranormal, melainkan ilmu psikologi modern yang dapat diterima secara rasional. Hampir semua masalah atau penyakit yang berkaitan dengan pikiran, perasaan, dan perilaku bisa dibantu dengan hipnoterapi. Selain itu juga digunakan untuk proses penyembuhan suatu gangguan psikologis dan kebiasaan buruk serta meningkatkan motivasi".
Akan tetapi, apa jadinya jika peserta training mencoba kritis atas sugesti hipnoterapis?
Logikanya begini, bahwa pasien hipnoterapi yang mengikuti segala perkataan hipnoterapis tanpa membantah sedikit pun maka akan menerima sugesti dengan baik pula. Karena pikiran yang diarahkan hanya pada suatu instrumen, maka secara tidak sadar sama artinya telah mengikuti irama sugesti yang dimainkan oleh trainer. Harus mendengarkan sugesti, jangan banyak berfikir dan jangan melawan sugesti.
Pemaknaannya. Apakah tetap efektif jika sugesti hipnosis diberikan kepada manusia yang dominan berpikir pada otak kiri, mereka kuat dalam berlogika dan kritis. Apalagi terhadap sugesti yang mungkin saja bertentangan dengan pikirannya?
Kesimpulan
Mengenai masalah hypnosis. Bagaimana menurut Om Rame, jika dipandang dari kacamata seorang penulis?
Ya gampang saja, sangat mudah sekali dipahami secara sadar oleh orang paling goblok sekalipun! Dan dapat diaplikasikan dalam menangani segala permasalahan apapun! Perhatikan kalimat ini; "Jika nasibmu tak pernah berubah maka ubahlah sikapmu". Maksudnya, kalau mau hidup sukses berarti harus kerja keras dan rajin berdoa, kalau mau kurus berarti harus diet sehat, kalau mau sehat berarti harus menjaga kesehatan dan menghindarkan diri dari berbagai ancaman virus penyakit, kalau mau sembuh dari penyakit banci berarti harus merubah diri bersikap jantan, kalau mau percaya diri berarti harus membuang rasa minder, kalau mau melupakan masa lalu berarti harus memikirkan masa depan, kalau mau menghilangkan pikiran negatif berarti harus mau berpikir positif, kalau mau berani berarti harus membuang rasa takut, kalau mau pandai berarti harus giat belajar dan seterusnya.
Pada prinsipnya, bukan bisa atau tidak bisa. Tetapi mau atau tidak mau untuk merubah prilaku menjadi lebih baik, setiap hari bahkan setiap saat, serta pentingnya berinterospeksi diri guna menghadirkan energi positif dalam jiwa. Memancarkan atmosfir kedamaian hati dan pikiran, keduanya saling bersinergi semburat aura positif pula bagi orang-orang disekelilingnya.
*Sumber penelitian: Lab. ORd Channel