Masih Percaya Ramalan Fengshui? Baca Ini!

Apabila bagi mereka yang kerap memperbincangkan hasil ramalan, primbon kitab suci ramalan bintang atau aplikasi modern sejenis. Saya harap tidak merasa tersentil. Pasalnya, sudah banyak di tengah-tengah lingkungan masyarakat yang menggunakan fiur ini, lebih parah lagi mereka yang tampak nyantri malah ikut-ikutan ngebahas dan mendiskusikan tentang hasil ramalan dirinya, mencerminkan jika mereka serius dalam pemahaman mempercayai ramalan tersebut.

Artinya. Ramalan sudah tidak asing lagi, mungkin sudah terkenal sejak jaman purbakala. Animo masyarakat untuk mempercayai ramalan pun kiranya sudah kian meluas, tercermin dari banyaknya pengguna aplikasi ramalan, misalnya di ponsel atau di sosial media. Tercermin dari pembicaraan mereka yang percaya dan meyakini hasil ramalan tersebut. Bukan hanya itu, jumlah korban dari ramalan pun kian meningkat. Telah banyak dipublikasi tentang berita, kisah seseorang yang awalnya hanya ingin diramal tapi akhirnya dikelecein tuh dukun. Ada juga kasus memprihatinkan, wanita yang jadi korban dukun cabul ketika sedang diramal, kata si paranormal kudu memperlihatkan tanda tertentu dibagian dalam tubuhnya agar lebih fokus tapi setelah melihat titik-titik tertentu malah langsung nafsu birahi dan lalu terjadilah aksi sensor. Sabar kawan, nanti saya ceritakan di ruang tertutup tapi tarifnya Rp. 123/detik.

Umumnya hari, tanggal, bulan, tahun menjadi sasaran empuk untuk dijadikan sebagai bahan ramalan gombal mukio. Berdasarkan garis tangan, tanda tertentu di tubuh, cara memandang dan sebagainya bisa juga untuk diramal katanya. Adapun media seperti kartu tarot, bola yang saya lupa namanya, rumus-rumus dengan tulisan melingkar mutar-mutar dan peralatan lainnya.

Tidak sedikit pula mereka yang berpendidikan justru menuhankan ramalan sebagai kunci kesuksesan bidang usaha maupun karir, buruknya lagi kalangan elite sekalipun sudah banyak yang tertipu daya dunia ramal meramal, begitupun dikalangan selebritis sampai seleb kulit 88. Dunia semakin modern dan teknologi semakin maju, dibalik itu justru ajang meramal kian menjamur. Coba saja perhatikan, berapa banyak pengguna android yang memburu aplikasi-palikasi sejenis di google play store. Di media cetak tertentu, termasuk media elektronik kerap menampilkan wacana dan tayangan ramalan.

Satu contoh singkat. Pernyataan sejumlah Pakar Fengshui Indonesia, yang dikemukakan di akhir tahun 2014, mengulas tentang perekonomian pada tahun 2015. Bahwa, pada tahun kambing kayu ada sejumlah sektor yang mempunyai peruntungan, salah satunya yang berunsur logam, misalnya pertambangan dan Migas. Tapi kenyataannya, pemilik sio apapun yang berhubungan dengan kekuatan tahun kambing kayu, tapi secara global bagaimana terpuruknya industri Migas pada saat ini?

Pada dasarnya, seseorang yang percaya dan yakin dengan ramalan karena cara berpikirnya kurang rasional. Sehingga dengan mudah akan mempercayai hal-hal yang tidak terlihat, suka main tebak-tebakan, gemar menyakini permainan angan-angan yang dibesar-besarkan. Atau, jangan-jangan sudah banyak orang jadi bangkrut dan akhirnya gila karena ramalan yang dipercayainya tidak jitu?